Senin, 27 Mei 2013

“Polemik Pemberian Bantuan Mahasiswa Mentawai”

Pemda Mentawai  Dinilai Tidak Serius Mengurus Bantuan Pendidikan Yang Telah Diajukan Mahasiswa Mentawai Tahun 2012.

Berita miring tentang penggunaan dana hibah dan bansos pada tahun-tahun sebelumnya mencuat. Padahal system pertanggungjawaban sudah ada. Ketentuan dan system pertanggungjawaban dana dana ini telah ada, tapi tetap masih menimbulkan tanda tanya, mengapa selalu salah sasaran dan peruntukkannya?
Gambar: Mekaniseme Pemyaluran Bantuan Melalui Permendagri No.39 Tahun 2012 Tentang Bansos dan Hibah Bersumber dari APBD
Beberapa kelemahan dari dana hibah dan bansos ini adalah : “Kelemahan perencanaan dan penyusunan proposal, Realisasi yang tidak sesuai, Pertanggungjawaban fiktif, Penyuapan dalam proses pencairan, Penyaluran yang tidak tepat sasaran dan tidak di rencanakan dalam prioritasnya, Anggaran untuk danadana ini yang sangat fantastis, Penerima yang tidak jelas dan tidak tepat sasaran, Issu muatan politik yang tinggi tentang dana balas jasa, Bentukbentuk pencitraan diri dari penguasa kepada rakyatnya”

Rawannya penyelewengan dana hibah dan bansos ini menuntut harus adanya perbaikan system penyaluran, pola pertanggungjawaban dan system pengawasan yang ketat. Dimana aturan mainnya telah diatur dengan jelas tentang definisi, syarat penerima, naskah perjanjian hibah, pelaksanaan, pelaporan, pertanggungjawaban, monitoring dan evaluasi pelaksanaannya. Dengan memperhatikan asas keadilan, kepatutan, rasionalitas, dan manfaatnya untuk masyarakat itu sendiri. Sedangkan untuk ormas harus terdaftar, berdomisili di wilayah setempat dan punya secretariat tetap. Sedangkan pertanggungjawabannya meliputi penggunaan dana disertai bukti-bukti penerimaan dan pengeluaran yang lengkap dan sah sesuai aturan yang berlaku.
Disamping regulasi lanjutan dari aturan yang tertinggi, pemerintah daerah juga harus membuat aturan pelaksanaannya terlebih dahulu untuk merealisasikannya lewat perda/perbup juga keputusan dan instruksinya yang diharapkan dapat memperketat proses pemberian hibah dan bansos. Regulasi ini harus disosialisasikan, dipahami dan dipatuhi oleh pemberi maupun penerima sehingga tidak adalagi titip menitip proposal yang tujuannya tidak jelas, tidak tepat sasaran, dan hanya untuk kepentingan politis yang merugikan masyarakat.
Sebenarnya Permendagri yang lama (No 32 tahun 2011) belum sempat disosialisasikan, namun karena banyak mendapat kritikan dan masukkan dari KPK dan daerah, maka mengeluarkan Perubahan yang dituangkan ke Permendagri Nomor 39 tahun 2012.
Untuk tahun 2013 ini, harus melalui sejumlah mekanisme. Sudah ada pedoman dari pemerintah pusat untuk aturan pemberian Bansos. Mekanismenya harus melalui Tim Penyusun Anggaran Daerah (TPAD) yang akan merekomendasikan boleh atau tidaknya pemberian bantuan. Termasuk didalamnya penerima bantuan wajib menandatangani pakta integritas  yang menyatakan kesiapan untuk memberikan laporan dari penggunaan dana Bansos yang diberikan. Sifatnya cukup ketat dan sejumlah persyaratan harus dipenuhi. Bansos diberikan kepada organisasi yang telah terdaftar sebelumnya sehingga termuat nomenklatur di dalam APBD yang bersangkutan. Tidak diperkenankan lagi pengajuan bantuan untuk kegiatan yang dilakukan dalam waktu dekat termasuk juga LSM. Bantuan yang hanya diberikan pada LSM yang sudah terdaftar minimal 3 tahun. Sementara otoritas penggunaan Bansos tidak lagi sekda, namun Pejabat Pengelola Keuangan Daerah (PPKD).
Karena penggunaan dana Bansos sangat sensitif dan sering mengundang komentar publik/LSM/dewan di media, maka sebaiknya memang perlu disosialisasikan ke berbagai kalangan. Hal ini mengingat sejumlah persyaratan yang diberlakukan atas aturan yang baru ini sangat ketat. Jika tidak dipenuhi maka tidak bisa diberikan. Masalah Bansos yang belum disalurkan, karena memang belum lengkap persyaratan sesuai aturan.

Penyaluran Bansos dan Hibah Di Mentawai
Sesungguhnya Pemda Mentawai Pada Tahun 2012 sudah menganggarkan Bantuan sebanyak 2.5 Milyar yang diperuntukkan untuk Mahasiswa Mentawai, namun dalam perjalanannya tepatnya tanggal 21 Mei 2012, Menteri dalam negeri membuat perubahan tetang Pedemoman Pemberian Hibah dan Bantuan Sosial Yang Bersumber dari APBD. Perubahan ini terletak pada substansi mekanisme pengajuan dan penyaluran hingga pada pelaporan penggunaan anggaran. Bagaimana mekanismenya? Diawali dengan pengajuan proposal permohonan bantuan yang ditujukan langsung kepada Bupati, Kemudain Bupati Menunjuk Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait untuk melakukan verifikasi, kemudian setelah ditelaah oleh SKPD diserahkan dulu kepada kepada Tim Penyusun Anggaran Daerah (TPAD). Kemudian TPAD memberikan rekomendasi untuk disyahkan Kepala Daerah,  kemudian dimasukkan ke KUA-PPAS, dibahas dengan DPRD, dimasukkan dalam RKA SKPD, masukkan ke APBD, Buatkan DPA-nya, Dibuatkan SK Daftar Nama, alamat  dan Besaran bantuannya baru dibantu. Oleh karena ribetnya birokrasi ini maka proposal bantuan yang sudah diajukan oleh Mahasiswa Mentawai tidak semuanya di proses, Sementara Pemda Mentawai Berpacu mengejar waktu untuk penyerapan anggaran dari masing-masing program dari SKPD. Sehingga pada Bulan Desember 2012
Singkatnya, Mahasiwa/kelompok yang butuh dana tahun ini, tahun depan baru bisa menerima kalau persayaratan telah dipenuhi, karena semua penerima bantuan akan di SK-Kan Oleh Kepala daerah dan membuat lampiran daftar nama penerima dalam  APBD. Oleh karena itu itu janji-jani penyaluran/pencairan dana bantuan pendidian bagi mahasiswa yang di umbar oleh  Bupati dan DPRD Mentawai pada tahun 2012 kepada Mahasiswa mentawai, sesungguhnya itu tidak harus terjadi karena dalam penyusunan anggaran tahun 2012 tepatnya pada bulan Mei 2012 Permendagri ini sudah di terima oleh masing-masing kabupaten/kota se Indonesia.
Berdasarkan pengajuan bantuan pendidikan oleh para Mahasiswa Mentawai pada bulan Mei tahun 2012, seyogianya Pemda sudah bisa melakukan verifikasi untuk direkomendasikan siapa-siapa yang berhak menerima bantuan berdasarkan verifikasi yang dilakukan pada tahun APBD 2013. Kenapa masih bisa karena pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Kepulauan Mentawai Tahun Anggaran 2013 hingga Rabu 5 Desember 2012 belum juga menunjukkan tanda-tanda akan mulai dibahas di DPRD.  Ketua DPRD Mentawai yang mengatakan bahwa hingga tanggal 3 desember 2012 draft Kebijakan Umum Angggaran (KUA) dan juga Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) belum juga diberikan oleh eksekutif.
Final dari APBD tahun 2013, Pemda Mentawai melalui Dinas Sosial, sudah melampirkan 136 mahasiswa Mentawai penerima bantuan kependidikan sebesar Rp.170.000.000,- (lihat lampiran APBD Mentawai 2012) masing-masing mendapat Rp. 1.250.000. Dengan demikian jika mahasiswa Mentawai ingin mendapatkan bantuan pendidikan otomatis harus mengajukan permohonan kembali ke Pemda tahun ini untuk bisa dianggarkan di APBD Mentawai tahun 2013 yang tentunya penyerahan bantuanpun  diserahkan tahun .

Oleh: Pinda Tangkas Simanjuntak
Staf Infokom Yayasan Citra Mandiri Mentawai (YCMM)

Kamis, 16 Mei 2013

Virus Trojan Ganas Ya ?

Ghiboo.com - Masih ingat dengan Trojan. Kali ini virus tersebut berusaha 'menyerang' sistem komputer di perbankan.

Berdasarkan data Kaspersky Security Network dalam rilisnya (9/2), dalam tiga bulan terakhir Trojan banker terdeteksi di sekitar 2,000 komputer setiap hari. Ada juga 780 tanda program berbahaya baru, yang menargetkan informasi keuangan dan berhasil 'diintai' oleh database Kaspersky Lab.

Hal ini sama dengan 1.1% dari seluruh jumlah malware yang terdeteksi oleh software Kaspersky. Di bulan Januari, ahli Kaspersky Lab menemukan Trojan-Banker.MSIL.MultiPhishing.gen yang dirancang untuk mencuri data detail nasabah berbagai bank seperti Santander, HSBC Bank UK, Metro Bank, Bank of Scotland, Lloyds TSB, dan Barclays.

Setelah masuk dalam komputer, Trojan menunggu layanan online banking untuk mulai bekerja. Malware ini kemudian akan memunculkan tampilan tiruan dari format otorisasi bank yang bersangkutan. Untuk memastikan data, Trojan akan melakukan pengecekan data yang dimasukkan.

Dengan cara ini para pelaku berhasil memperoleh informasi rahasia yang memberikan mereka akses penuh atas akun bank nasabah. Trojan ini utamanya menargetkan nasabah di Inggris, dengan lebih dari 90% pendeteksian antivirus. Tidak hanya Inggris, Trojan banker juga mengincar pengguna online banking di seluruh dunia. Negara yang paling sering menjadi target malware ini adalah Brazil (16,9%), diikuti Rusia (15,8%) dan Cina (10,8%).

Kalau begini, Anda yang bekerja di bidang online perbankan sepertinya harus berhati-hati menghadapi serbuan Trojan.

Rabu, 15 Mei 2013

Website e-KTP (Melihat Hasil e-KTP Secara On-Line)

e-KTP atau KTP Elektronik adalah dokumen kependudukan yang memuat sistem keamanan / pengendalian baik dari sisi administrasi ataupun teknologi informasi dengan berbasis pada database kependudukan nasional. Penduduk hanya diperbolehkan memiliki 1 (satu) KTP yang tercantum Nomor Induk Kependudukan (NIK). NIK merupakan identitas tunggal setiap penduduk dan berlaku seumur hidup.
Bagi siapa saja yang sudah selesai foto e-KTP d Kantor Kecamatan, sekarang kita dapat melihat hasilnya melalui internet, karen e-KTP kita sudah terdaftar di internet secara on-line. Caranya mudah cuman ketikkan Nama dan Asal Negara, kita dapat langsung melihat hasil e-KTP

Silakan Klik Link Berikut Mencari NIK e_KTP

Catatan :
Link di bawah ini akan mengantarkan anda ke situs adf.ly. Jika situs tersebut sudah terbuka, silahkan tunggu 5 detik dan klik tombol SKIP AD yang berada di pojok kanan atas dari Browser anda untuk masuk ke website e-KTP on-line

Senin, 13 Mei 2013

Analisa Sementara Kerusakan Pada Laptop/ PC

Memperbaiki laptop adalah menganalisa gejala masalah secara akurat. Sebagai contoh, beberapa orang akan terburu-buru dan segera membeli baterai baru ketika ber asumsi rusak. Bisa saja hanya masalah kabel atau konektor yang buruk pada kabel listrik, padahal bisa diperbaiki dengan sedikit solder atau isolasi.


Demikian pula, apabila layar LCD mati, bisa menjadi kegagalan mainboard atau adaptor video, inverter buruk atau lampu LCD neon terbakar. LCD yang perlu diganti, biasanya terjadi karena retak fisik di kaca atau blok dari pixel mati. Jika CD atau DVD drive tidak bekerja lagi, pastikan Anda sudah mencoba pilihan mencoba kit pembersih sebelum mengganti drive, dan selalu mengecek koneksi sebelum membuang drive yang lama. Adalagi yang akan mengidentifikasi diri mereka sebagai kerusakan adalah hard drive semakin keras atau dari waktu ke waktu hidup baterai semakin berkurang.


Analisa Sementara Kerusakan Laptop/PC :

I. Sering Heng-Heng: 
- Kerusakan Pada Hardisk
- Memory
- Maindoard

II. Mati Mendadak: 
- Kerusakan Pada Hardisk
- Kerusakan Pada Power Suplay
- Kerusakan Pada Mainboard
- Fad (Cooling System)

III. Tidak Muncul Gambar Di Layar:
- Window System Rusak
- Bad Sactor
- Memory

Minggu, 12 Mei 2013

Kedudukan Sistem Informasi Manajemen dan Sistem Informasi Akuntansi

Kedudukan Sistem Informasi Manajemen (SIM) dan Sistem Informasi Akuntansi (SIA) dalam pelaksanaan didalam perusahaan menempati posisi yang signifikan dan strategis mengingat fungsi utamanya yang akan mengelola seluruh data/informasi perkembangan maupun hasil-hasil pelaksanaan kegiatan di suatu perusahaan. Melalui SIM dan SIA didalam perusahaan, diharapkan akan menjadi sarana yang efektif untuk memonitoring dan mengevaluasi pelaksanaan serta hasil kegiatan secara keseluruhan. Pada akhirnya, akurasi data serta informasi yang dihasilkan dari SIM dan SIA tersebut diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi pengambilan kebijakan dan keputusan stakeholders perusahaan dalam rangka perbaikan dan upaya penyempurnaan kinerja perusahaan. Tingkat validitas dan realibilitas SIM dan SIA pada perusahaan sangat bergantung kepada penerapan manajemen data di semua tingkatan pelaku, oleh karena itu untuk menjamin agar pengelolaan manajemen data di semua tingkatan termonitor dengan baik diperlukan
sumber daya yang cakap di dalamnya. Silakan Download file presentase.

Kamis, 02 Mei 2013

13 Negara Bahas Megathrust 8,9 SR di Mentawai

Metrotvnews.com, Padang: Sebanyak 13 negara berkumpul di Padang untuk membahas ancaman gempa besar (megathrust) di zona zubduksi Mentawai, Sumatra Barat.

Acara bertajuk International Table Top Exercise (TTX) Mentawai Megathrust diselenggarakan hari ini hingga dua hari kedepan. Hadir sebanyak 251 orang dari ASEAN, Australia, Selandia Baru, Amerika, dan beberapa negara Eropa.

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Syamsul Maarif, Senin (22/4), mengatakan, TTX merupakan pelatihan peningkatan kapasitas dan kesiapan penanggulangan bencana yang mengkaloborasi Indonesia dan luar negeri, untuk membangun kawasan yang tangguh khususnya ancaman Megathrust di Mentawai.

Menurut Syamsul, TTX meliputi pelatihan sistem peringatan dini tsunami, manajemen kedaruratan, mekanisme kerjasama internasional saat bencana, mekanisme penggunaan aset-aset militer dalam masa tanggap darurat, peran masyarakat internasional, serta sesi berbagi pengalaman menangani gempa dan tsunami dengan pemerintah Jepang.

Selain itu, julas Syamsul, juga ada sesi latihan bersama. Skenario ini disusun untuk mengetahui tingkat kesiapan serta solusi terhadap kemungkinan kebutuhan saat tanggap darurat.

Dia menambahkan, TTX menyasar sinergisitas lintas sektoral, penguatan mekanisme komando, komunikasi dan koordinasi sipil-militer, penguatan mekanisme penanggulangan bencana alam yang melibatkan pelaku multi nasional, dan terhimpunnya masukan untuk mekanisme bantuan internasional bagi Indonesia maupun regional yang relevan, serta terwujudnya ketahanan regional terhadap bencana alam.

"Perlu diketahui bahwa Pemerintah Indonesia telah menyusun master plan pengurangan resiko bencana tsunami," ujarnya.

Ada empat komponen dalam master plan yakni, penguatan sistem peringatan dini, pembangunan dan peningkatan tempat pengungsian sementara, penguatan kapasitas kesiapan dan pengurangan resiko bencana, serta pengembangan kemandirian menghadapi bencana.

"Pemerintah masih terus menyempurnakan master plan ini agar kontekstual dan benar-benar manfaat. Rangkaian pelatihan dalam konteks Mentawai Megathrust Disaster Exercise (DIREx), diharapkan memberi sumbangsih untuk penyempurnaan," tandasnya.

Acara ini sendiri pada akhirnya mendorong peserta membentuk standart operating prosedure (SOP), untuk kemudian diterapkan dalam gladi posko dan gladi lapangan di Mentawai tahun 2014.

Terkait anggaran untuk bencana, Syamsul mengaku membutuhkan dana sekitar Rp15 triliun. Untuk tahun 2013, dikatakannya, BNPB telah mendapatkan dana sebesar Rp1 triliun untuk tanggap darurat.

"Kita akui dana sebesar itu tak cukup, sebab itu kita berharap sinergisitas antara pemerintah daerah dengan pelaku usaha," sebutnya.

Menanggapi acara TTX ini, staff Divisi Informasi dan Komunikasi Yayasan Citra Mandiri (YCM), Pinda Simanjuntak mengatakan, acara demikian bagus, tapi peserta dari Mentawai sendiri hanya dua orang.

"Isunya Mentawai, tapi kok pesertanya sedikit dari Mentawai. Bahkan, pejabat pemerintahan Mentawai tak ada yang hadir," imbuhnya.

Menurutnya, harusnya acara ini diadakan di Mentawai, sehingga masyarakat di pelosok pun paham dengan ancaman megathrust, dan mereka menjadi lebih siap. "Rencana gladi posko dan gladi lapangan pada tahun 2014, juga sangat tak efektif. Gempa dan tsunami tak bisa diprediksi kapan terjadinya, gimana kalau terjadi sebelum agenda yang ditetapkan," katanya.

Megathrust 8,9 di Mentawai menjadi leading issu, bermula ketika geolog Institut Teknologi California, Kerry Sieh, mengintensifkan meneliti patahan Sumatra di zona subduksi sekitar Siberut. Penelitian sama kemudian dilanjutkan oleh Danny Hilman Natawijaya.

Sementara itu, peneliti kesiapsiagaan dari LIPI, Irina Rafliana, mengatakan, harusnya pemerintah mendengarkan dulu masyarakat Mentawai itu maunya apa.

"Untuk meminalisir resiko megathrust 8,9 SR, harusnya pemerintah bersentuhan dengan masyarakat Mentawai. Kalau TTX ini tak melibatkan Mentawai secara keseluruhan, mestinya Megathrust Sumbar saja isu yang diangkat," sebutnya.

Dia juga sangat mengkhawatirkan, sosio-kultural dan tatanan nilai masyarakat Mentawai tercerabut jika terlalu banyak intervensi penanganan bencana dari pihak luar. (Yose Hendra)

http://www.metrotvnews.com/metronews/read/2013/04/22/3/148628/13-Negara-Bahas-Megathrust-89-SR-di-Mentawai